Trust!
Mereka bilang, dasar dari suatu hubungan adalah kepercayaan.
Hubungan yang biasa, yang normal, yang tidak berada dalam situasi khusus pun sangat membutuhkan hal mendasar tersebut. Apalagi jika long distance relationship ?
Jika sampai pada kondisi yang meluruhkan tingkat kepercayaan dengan amat sangat drastis, dasar apalagi yang digunakan untuk melanjutkan hubungan? Hubungan jarak jauh, dimana rasa bosan terus datang menyerang, teorinya sih, hanya rasa percaya yang terus melekatkan perasaan dari dua insan tersebut. Rasa sayang yang dijadikan dalil kebersamaan, rasanya tidak nyata jika tanpa rasa percaya ya.
Lamanya suatu hubungan memang bukan jaminan. Kenyamanan akan hubungan tersebut, itulah kuncinya. Dan lagi-lagi, kenyamanan membutuhkan rasa percaya. Jika tidak percaya, wow.. setiap saat-setiap masa-setiap detik, jadi menyebalkan. Apa-apa curiga, apa-apa jadi bahan ambekan, dan sebagai sebagainya.
Cemburu memang tanda cinta. Namun ketika kecemburuan berubah menjadi rasa sakit hati?
"Lw itu special bagi gw. Cuma lw orangnya!" Hmm, ketika makna kalimat ini sudah hancur berkeping-keping karena hadirnya orang special lainnya, layakkah untuk percaya?
just an opinion :)
note:
Semoga kita (saya, dan kamu yang membaca postingan ini), tidak berada di dalam situasi yang sulit seperti itu ya. Ini saja, saya cuma dapat cerita, tapi ikut-ikutan pusing. :p



okay vee, gw udah ngerti..
BalasHapus"Lamanya suatu hubungan memang bukan jaminan" siplah hahaha tetap semangat vee :D
emang bener, situasi bukanlah maslahnya, tapi kitalah pelakunya :)
BalasHapusjust trust the anyone who's make you smile at both of this situation
semua itu akan teratasi kalo individunya masing-masing bisa percaya dan sedikit membenamkan rasa egoisnya masing-masing. Namanya juga cinta, kalo ga bisa berkorban buat orang yang tercinta yang percuma aja.
BalasHapussayang lo udah lama-lama menjalin hubungan entah udah berapa kali rusak hati ini, tapi berkali-kali juga hari ini sembuh sendiri, apakah itu bukan cinta namanya?
emang masih banyak orang diluar sana yang lebih dari dia. tapi apa ada yang bisa membuat lo nyaman senyaman lo bersama dia.
permasalahan bukan alasan untuk mengakhiri suatau hubungan, tapi untuk lebih mengharmoniskan hubungan.
adi: ngerti opo di? :)) bukan gue kok itu ^^ hanya jadi tempat cerita :p *ngeles kayak bajaj*
BalasHapustriyan: i'm agree with you ;)
bayu: strongly agree! :D manusia emang nggak pernah puas. Sudah ada orang yang berhasil membuat nyaman, tapi selalu mau lebih. Padahal belum tentu itu lebih baik kan? :)) *ngomong opo toh aku ini :p
waww. masalah hati ya.
BalasHapussemangat vee (?) :/
LDR ya?
BalasHapusLDR itu sebenernya Jomblo yang tersamarkan :p
vika: semangat juga buat vika \m/ :D
BalasHapusaji: so sad :(( tapi itu benar... :)) :p