Bogor, membuat kami basah...
Semua berawal dari sini. Waktu itu setelah sahur, sambil menunggu adzan shubuh, iseng ku share artikel tersebut. Dan ternyata artikel itu cukup menyebarkan racun ke satu orang, yang kemudian beliau lah yang menjadi team leader dari perjalanan kami kali ini. Setelah sebar racun kanan-kiri, bongkar pasang peserta, pilih pilih hari baik, akhirnya naik juga keputusan untuk pergi berkunjung ke curug-curug pada tanggal 1 September - 2 September 2012.
Teringat akan pepatah "tak kenal maka tak sayang". Mari, saya kenalkan dulu team member dari IT-TLC. Oia, nama IT-TLC ini, adalah nama hasil pemikiran sang leader tepat di H-1 sebelum keberangkatan. Singkatannya? IT- Touring Lover Community bisa.. IT- Travelling Lover Community bisa.. yah apapun bisa dikondisikan :D Untuk awalan 'IT'-nya? yaa nggak lain dan nggak bukan karena orang orang yang ikut perjalanan ini semuanya berkarier di bidang IT. Ada yang basis, programmer, analyst, dan juga programmer-analyst.
| IT-TLC, besutan dari saudari, eh saudara tiara-bagus |
Mari berkenalan ;) :
Sesuai dengan hasil konferensi meja bundar ala IT-TLC, kami sepakat untuk berangkat jam 07.00 dengan start point di depan kantor tercinta. Namun apa daya, karena mereka lelaki dan saya wanita yang membutuhkan persiapan lebih banyak, karena mereka lokasinya dekat-dekat sedangkan lokasi saya jauh, dan juga memang karena saya telat bangun, akhirnya kami baru berangkat jam 08.00.
Rencana perjalanan kali ini yaitu berkunjung ke 1 curug di bojong koneng, dan 2 curug di daerah mega mendung, lalu bermalam di daerah mega mendung juga, lalu pulang. Tapi kenyataan berkata lain, ternyata akibat cari jalan kesana dan kemari, juga karena terlalu asik bermain air, jadinya cuma 2 curug yang sanggup kami datangi dihari itu.
1. Curug Bojong Koneng





How to get there? ah seriously, jangan tanya saya! Walau saya lumayan sering kesana dan kemari, tapi bisa dibilang saya sangat payah dan parah soal arah dan tujuan. Ditanya alamat rumah aja, masih megap-megap ngasih taunya. Lagipula, selama touring ini saya hanya bisa duduk manis pasrah kemana theo membawa motornya. :p
2. Curug Panjang
Sebelum sampai kesini, kami sempat dibuat galau antara curug naga atau curug panjang. Dua-duanya lokasi di megamendung sih, dan sebenarnya juga kedua curug tersebut aliran sungainya sama. Cuma tetap saja, pasti kedua tempat itu memiliki kecantikan dan pengalaman yang berbeda. Namun, hidup itu pilihan. Akhirnya, kami pun voting dan curug panjang yang kali ini menjadi pemenangnya. Next, giliran curug naga akan kami datangi! :D
Ternyata, kami hanya mampu pergi ke dua destinasi itu di hari Sabtu. Sepanjang hari, basaaaaaaahh bermain air. Dan disini saya jadi tau satu hal, ricky, sang atlet basket itu, ternyata laperan orangnya. Asik deh, jadi ada teman yang suka jajan :P
Sekitar jam 5 sore, kami semua ke penginapan di mega mendung yang sebelumnya sudah disiapkan. Eh dan tak disangka tak dianya, belum puas sepertinya agenda basah basahan hari itu, sampai di villa langsung pada berenang!
Sampai maghrib, mungkin perut mereka yang menyadarkan untuk segera naik ke darat. Mandi, makan, dan tidur. Itu yang saya rencanakan. Namun teman-teman saya kompak untuk menolak rencana tersebut. Jadilah, selesai makan malam kami melanjutkan perjalanan ke puncak pass, ke Masjid Atta'awun. Perjalanan keatas sana, kami melawati penunjuk jalan untuk ke taman kupu-kupu, dan juga ke lokasi curug 7 cilember. Dan saya cuma bisa bilang, "pokoknya ini next yaaa..." *sambil nunjuk ke penunjuk arah tersebut. Dasar lelaki, ucapan saya malah ditimpali dengan candaan, "sekarang aja.. lumayan malam-malam kan jadi ketemunya sama kupu-kupu malam."
Rencana perjalanan kali ini yaitu berkunjung ke 1 curug di bojong koneng, dan 2 curug di daerah mega mendung, lalu bermalam di daerah mega mendung juga, lalu pulang. Tapi kenyataan berkata lain, ternyata akibat cari jalan kesana dan kemari, juga karena terlalu asik bermain air, jadinya cuma 2 curug yang sanggup kami datangi dihari itu.
1. Curug Bojong Koneng





How to get there? ah seriously, jangan tanya saya! Walau saya lumayan sering kesana dan kemari, tapi bisa dibilang saya sangat payah dan parah soal arah dan tujuan. Ditanya alamat rumah aja, masih megap-megap ngasih taunya. Lagipula, selama touring ini saya hanya bisa duduk manis pasrah kemana theo membawa motornya. :p
2. Curug Panjang
Sebelum sampai kesini, kami sempat dibuat galau antara curug naga atau curug panjang. Dua-duanya lokasi di megamendung sih, dan sebenarnya juga kedua curug tersebut aliran sungainya sama. Cuma tetap saja, pasti kedua tempat itu memiliki kecantikan dan pengalaman yang berbeda. Namun, hidup itu pilihan. Akhirnya, kami pun voting dan curug panjang yang kali ini menjadi pemenangnya. Next, giliran curug naga akan kami datangi! :D
Ternyata, kami hanya mampu pergi ke dua destinasi itu di hari Sabtu. Sepanjang hari, basaaaaaaahh bermain air. Dan disini saya jadi tau satu hal, ricky, sang atlet basket itu, ternyata laperan orangnya. Asik deh, jadi ada teman yang suka jajan :P
| "Feb, bakso tuh.. mau?" | "MAU..!" |
| selamat makan.. |
Sampai maghrib, mungkin perut mereka yang menyadarkan untuk segera naik ke darat. Mandi, makan, dan tidur. Itu yang saya rencanakan. Namun teman-teman saya kompak untuk menolak rencana tersebut. Jadilah, selesai makan malam kami melanjutkan perjalanan ke puncak pass, ke Masjid Atta'awun. Perjalanan keatas sana, kami melawati penunjuk jalan untuk ke taman kupu-kupu, dan juga ke lokasi curug 7 cilember. Dan saya cuma bisa bilang, "pokoknya ini next yaaa..." *sambil nunjuk ke penunjuk arah tersebut. Dasar lelaki, ucapan saya malah ditimpali dengan candaan, "sekarang aja.. lumayan malam-malam kan jadi ketemunya sama kupu-kupu malam."

Mencicipi sholat disana, berhaha-hihi ditengah tengah dingin dan keramaian, setidaknya otak yang selama senin - jumat kenceng karena mikirin code and program, saat itu bisa relax. Sudah merasa lelah, kami pun kembali ke penginapan. Dan kali ini, jadwal tidur pun benar benar terwujud.
Aaah, i love you, bantal-guling-kasur....
Paginya, saya bangun duluan!! *ngaku-ngaku. :p Pas saya keluar kamar, yang terlihat sudah melek cuma si harits sedang bercengkrama dengan kameranya. Yang lainnya tampak masih pulas. Entah jam berapa, akhirnya mereka pun lengkap semua bangun, dan langsung menyalakan tv, nonton film kartun. Aih manis kan tontonan kami. :) Jadwal hari itu pun diisi dengan packing persiapan kembali ke ibukota, juga berenang (lagi.. dan lagi..) eh, saya sempat keliling naik kuda looh.
Sebelum terlalu lelah dan (kembali) mengantuk, kami memutuskan untuk segera berangkat pulang, mengingat Senin sudah harus kembali bekerja mengumpulkan berkarung karung intan berlian. Perjalanan yang singkat, namun sangat penuh dengan cerita. Apalagi cerita saat jalan pulang, kami 'berkenalan' dengan sosok pak imam. :))
Mengutip kalimat sang independent traveller yang ternyata sekampus (dan ternyata gebetannya salah satu teman kampus saya, ups..) the destinations don't always beautiful, but the journey always...
Beautiful journey yang dimaksud tentunya bukan perjalanan yang benar benar indah, mulus, nggak capek, dan sebagainya. Tapi kesan, dan cerita dibalik semua itu yang terus membuat kita tersenyum, tertawa, dan bahkan merasa enthusiastic, excite, dan sebagainya itu yang menjadi point utama menurut saya. Mari kita jalan jalan lagiiiiii.............. \m/
| with 'H' versus without.. |


wah cewe sendiri Mba, kereenn :D
BalasHapuseh ngomong2 itu yg fotoin siapa Mba?
Keren2 nih orangnya *biar seneng.. hee..
BalasHapusWow sambil koprol.. ada group IT baru.. IT Teler eh..IT Traveller :).. mantapp..
maaf nig neng vee, engga bisa join waktu ini..
nanti foto ku dipajang juga yahhhh... ^_^
suju, yooi aku jadi yang paling cantik di rombongan itu. :P pake tripod itu suju..
BalasHapusmas daru, ayoo makanya kalau jalan bareng, ikutan. Nanti fotonya, ku pajang.. ahuahaha