#DAY2: Solo Trip To Bali (Part 2)
Lanjuuut..,cerita sebelumnya dari sini
Selesai mandi, sholat, dan berberes lainnya, niatnya sih mau tidur-tiduran dulu sekitar se-jam buat mengusir ngantuk. Tapi pas lihat jam, eeehh ternyata sudah jam 4 lewat. Wow.. waktu cepat sekali berlalu yaa kalau lagi kayak gini. Giliran kalau di kantor aja kok ya lambreta?? *curcol :p *
Akhirnya, saya putuskan perjalanan tetap berlanjut!
Jauh jauh nyebrang pulau, masa ujung-ujungnya cuma ngepantai dan tidur aja di hotel? cuih.. tak akan itu terjadi..! Itulah kalimat yang ku dendangkan agar aku semangat jalan jalan :D.
Dengan mengendarai motor honda vario sewaan, niat ku kali ini adalah berkunjung ke GWK dan Uluwatu Temple. Untungnya, jalanan di Bali itu nggak terlalu njelimet kayak Jakarta, dengan bantuan maps app yang terinstall di my beby (read: My BlackBerry) sampai juga aku di Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana.
Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana (bahasa Inggris: Garuda Wisnu Kencana Cultural Park), disingkat GWK, adalah sebuah taman wisata di bagian selatan pulau Bali. Taman wisata ini terletak di tanjung Nusa Dua, Kabupaten Badung, kira-kira 40 kilometer di sebelah selatan Denpasar, ibu kota provinsi Bali. Di areal taman ini, banyak lhoo tempat wisata budaya yang bisa kita kunjungi. Salah duanya adalah Amphitheatre yang setiap sore ada pertunjukan tari kecak gratis :D, dan patung Dewa Wisnu yang kemudian dijadikan monumen. Patung tersebut berwujud Dewa Wisnu yang dalam agama Hindu adalah Dewa Pemelihara (Sthiti), mengendarai burung Garuda. Tokoh Garuda dapat dilihat di kisah Garuda & Kerajaannya yang berkisah mengenai rasa bakti dan pengorbanan burung Garuda untuk menyelamatkan ibunya dari perbudakan yang akhirnya dilindungi oleh Dewa Wisnu.
Selesai nonton tari kecak, ternyata sudah maghrib :( Bagi teman teman muslim, di Taman Budaya ini juga ada masjid nya kok, jadi amaan. Wisata jalan, ibadah lancar. :p Setelah sholat Maghrib, sesuai rencana tadinya mau melanjutkan ke Uluwatu Temple. Tapi, sempat ragu, karena hari sudah gelaaaap.
Lagi bimbang dan galau menentukan nasib, eh tiba tiba ada pak satpam menanyakan tujuan. Setelah menjelaskan keraguan hati ini (cuih..!), si pak satpam tersebut menyarankan agar ke Uluwatu nya besok saja. Karena kalau sudah malam begini, yang dilihat pun nggak jelas. :(
Dan saya pun menuruti nasihat pak satpam. Bye bye Uluwatu... :'(
Sebelum balik ke penginapan, saatnya berbelanja! :D Mampirlah saya ke krishna membeli beberapa buah tangan untuk keluarga, dan titipan titipan orang. Sebenernya sih mau ke pasar aja biar lebih murah :p, tapi badan sudah lemah letih lesuuntuk cari cari pasar oleh oleh.
Selesai membeli apa yang dibutuhkan, saya kembali ke penginapan. Packing dan mempersiapkan segala sesuatunya untuk pulang besok. Dan ternyata.. hari ke-3 di Bali tidak seindah yang di bayangkan :(
(Sok-sok an buat postingan ngegantung biar pada baca postingan ku selanjutnya :p)
Selesai mandi, sholat, dan berberes lainnya, niatnya sih mau tidur-tiduran dulu sekitar se-jam buat mengusir ngantuk. Tapi pas lihat jam, eeehh ternyata sudah jam 4 lewat. Wow.. waktu cepat sekali berlalu yaa kalau lagi kayak gini. Giliran kalau di kantor aja kok ya lambreta?? *curcol :p *
Akhirnya, saya putuskan perjalanan tetap berlanjut!
Jauh jauh nyebrang pulau, masa ujung-ujungnya cuma ngepantai dan tidur aja di hotel? cuih.. tak akan itu terjadi..! Itulah kalimat yang ku dendangkan agar aku semangat jalan jalan :D.
Dengan mengendarai motor honda vario sewaan, niat ku kali ini adalah berkunjung ke GWK dan Uluwatu Temple. Untungnya, jalanan di Bali itu nggak terlalu njelimet kayak Jakarta, dengan bantuan maps app yang terinstall di my beby (read: My BlackBerry) sampai juga aku di Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana.
Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana (bahasa Inggris: Garuda Wisnu Kencana Cultural Park), disingkat GWK, adalah sebuah taman wisata di bagian selatan pulau Bali. Taman wisata ini terletak di tanjung Nusa Dua, Kabupaten Badung, kira-kira 40 kilometer di sebelah selatan Denpasar, ibu kota provinsi Bali. Di areal taman ini, banyak lhoo tempat wisata budaya yang bisa kita kunjungi. Salah duanya adalah Amphitheatre yang setiap sore ada pertunjukan tari kecak gratis :D, dan patung Dewa Wisnu yang kemudian dijadikan monumen. Patung tersebut berwujud Dewa Wisnu yang dalam agama Hindu adalah Dewa Pemelihara (Sthiti), mengendarai burung Garuda. Tokoh Garuda dapat dilihat di kisah Garuda & Kerajaannya yang berkisah mengenai rasa bakti dan pengorbanan burung Garuda untuk menyelamatkan ibunya dari perbudakan yang akhirnya dilindungi oleh Dewa Wisnu.
Selesai nonton tari kecak, ternyata sudah maghrib :( Bagi teman teman muslim, di Taman Budaya ini juga ada masjid nya kok, jadi amaan. Wisata jalan, ibadah lancar. :p Setelah sholat Maghrib, sesuai rencana tadinya mau melanjutkan ke Uluwatu Temple. Tapi, sempat ragu, karena hari sudah gelaaaap.
Lagi bimbang dan galau menentukan nasib, eh tiba tiba ada pak satpam menanyakan tujuan. Setelah menjelaskan keraguan hati ini (cuih..!), si pak satpam tersebut menyarankan agar ke Uluwatu nya besok saja. Karena kalau sudah malam begini, yang dilihat pun nggak jelas. :(
Dan saya pun menuruti nasihat pak satpam. Bye bye Uluwatu... :'(
Sebelum balik ke penginapan, saatnya berbelanja! :D Mampirlah saya ke krishna membeli beberapa buah tangan untuk keluarga, dan titipan titipan orang. Sebenernya sih mau ke pasar aja biar lebih murah :p, tapi badan sudah lemah letih lesuuntuk cari cari pasar oleh oleh.
Selesai membeli apa yang dibutuhkan, saya kembali ke penginapan. Packing dan mempersiapkan segala sesuatunya untuk pulang besok. Dan ternyata.. hari ke-3 di Bali tidak seindah yang di bayangkan :(
(Sok-sok an buat postingan ngegantung biar pada baca postingan ku selanjutnya :p)
Notes :
- Harga tiket masuh ke Taman Budaya GWK 30rb/orang untuk dewasa. Untuk anak anak? lupa -.-'






Komentar
Posting Komentar