that little girl..

Gadis kecil itu tersenyum lebar, dia tertawa bahagia, menggelendot manja di bahu ayah dan ibunya.
Nonton di bioskop sekeluarga, menginap ke villa sekeluarga, berenang, bermain menghabiskan waktu di timezone, makan di mall, selalu sekeluarga mereka lakukan.
Memang, keluarganya adalah keluarga yang hangat. Saaangaaaaaaaat hangat bisa dibilang :)
Tidak jarang orang orang di lingkungannya iri terhadap keharmonisan keluarganya.
Keluarga harmonis, yang penuh cinta. Keluarga yang tidak kekurangan, tidak berlebihan.
Lengkap, ada ayah dan ibu. Memiliki adik adik yang pintar, ceria, juga sehat.

Walau banyak juga suara suara sumbang yang menghantam sebagai cobaan untuk keluarga itu.
Dituduh membunuh, punya konflik dengan om om, membawa lelaki menginap, dan sebagai sebagainya. Alhamdulillah, gosip murahan seperti itu tidak berpengaruh terhadap ke harmonisan mereka.

Rasanya mereka baru nonton bioskop bareng itu kemarin. Main di timezone bareng 2 hari yang lalu, ayah vs. ibu, adik vs. ayah, dia vs. adik.. dan teruuuuusss, menghabiskan waktu bercanda bersama.

Tapi sekarang gak ada lagi keceriaan di wajah gadis itu. Ya, dia tetap tersenyum, tapi hanyalah senyum pelengkap basa basi. Bukan keceriaan seperti biasanya.
Dia tetap tertawa, tapi hatinya selalu menangis.
Ibu yang sangat dicintainya, sering bercerita kepadanya tentang cobaan hidup sambil terus menangis. Ibunya juga bercerita tentang kebiasaan kebiasaan buruk ayahnya. Ibunya juga bercerita kalau ternyata mereka sudah di ambang perceraian.

Daaaanng ! Marah sedih, kecewa, bingung jadi satu.
Gadis itu bingung entah apa yang harus di lakukannya. Dia ingin keluarganya tetap utuh seperti dulu. Bahagia seperti sebelumnya. Dia marah kepada ayah ibunya, kenapa bisa mereka bertindak seperti anak kecil seperti itu ? tidak kah mereka memikirkan kepentingan anak anaknya ? memikirkan dirinya dan juga adik adiknya ??
Gadis itu sedih, harta satu satunya yang ia punya, apa akan hilang ? Keharmonisan yang selalu bisa dia banggakan ke orang lain, apa sudah lenyap ?
Gadis itu kecewa kepada dirinya, karena gak ada yang bisa dia lakukan untuk membantu ayah dan ibunya, selain berdoa kepada Allah YME.

Ibunya selalu tertawa dan bercanda, tapi itu hanya topeng ! Jika ada adik adiknya, ada orang lain, ibunya bagaikan artis papan atas yang telah memenangkan piala oscar berpuluh puluh kali. Tawanya begitu lepas.
Tapi saat dia hanya berdua dengan ibunya, airmata tak henti hentinya jatuh.
Menangis, mengumpat, menyesal, dan sebagainya.

dan gadis itu hanya tertunduk terdiam, apa yang bisa dilakukannya ??

sang ayah ? entahlah.. mungkin karena ayahnya adalah bos di tempat kerjanya.
Saat dia benar, dia dipuja. Saat dia salah ? tidak.. dia tidak pernah salah.

ya Allah, ya Rabb, berilah kekuatan terhadap gadis itu.
berilah kemampuan untuk dia agar bisa melewati cobaan ini, berilah hidayah kepada orang tuanya agar mereka tidak hanya memikirkan kata cerai.

aminn :)

* ya Allah, lindungi keluarga hamba. Semoga keluarga hamba di jauhkan dari kejadian seperti ini. Amin ya Rabb :)

Komentar

Postingan Populer